DIALOG ANTARA TUBUH DAN PERILAKU

                             
Tubuh: Hai, perilaku apa kamu tidak kasihan sama aku
Perilaku: emang kamu kenapa?
Tubuh: Coba kamu lihat aku yang dulunya kekar, gagah, kuat dan sekarang jadi lemah, lembek seperti tidak memiliki tulang
Perilaku: kok kamu menyalahkan aku?
Tubuh: iyalah, kamulah semua yang mengakibatkan ini terjadi
Perilaku: Tapi semua kulakukan itu kan kamu juga menikmatinya, seperti aku maksiat kan kamu merasa nikmat juga,. Gak usah munafiklah
Tubuh: Iya aku akui emang rasanya nikmat, tapi kamu tidak mengrti aku sekarang sedang sakit dan ini atas ulah perbuatanmu
Perilaku: Janganlah menyalahkan aku, salah kamu kanapa kamu mau
Tubuh: Semampuku aku sudah menolak tapi kamu sangat pintar, kamu menjadikan sebagian anggotaku sebagai budak-budakmu, seperti kakiku, mataku, pikiranku dan semua kamu rayu agar tunduk atas perintahmu untuk bermaksiat
Perilaku: Makanya tidak ada gunanya kamu melarang aku
Tubuh: Tidak,,,aku tidak akan berhenti membujukmu supaya kamu tau kalau kita ini bersatu dalam satu tujuan pastilah kita kuat dan tak terkalahkan, aku tubuh akan melindungi semua yang menjadi bagianku dan akan memberikan yang terbaik untik itu
Perilaku: Percuma tubuh, nasehat-nasehatmu itu gak berguna bagiku, walau kamu undang semua sekutu-sekutumu gak akan mampu merubahku
Tubuh: aku tidak punya sekutu untuk memusnahkanmu selain kamu mau sejalan denganku dan mau mendengarkan apa kata hati nurani ini
Perilaku: Tidak akan kudengarkan karena aku telah betah dengan caraku yang seperti ini
Tubuh: Iya baiklah, lakukan semua yang kamu inginkan sepuas-puasmu tapi aku tidak akan membiarkan tangan kakimata dan yang lainnya ikut kamu
Perilaku: kamu tidak akan bisa melarang aku untuk tidak menggunakan tangan kaki atau matamu untuk maksiat karena aku punya teman yang akan mengendalikan anggota”mu itu, dialah temanku syaitan
Tubuh: Syaitan itu takut sama aku, karena aku punya Allah untuk melindungiku
Perilaku: Kita lihat aja siapa yang lebih kuat diantara kita
Tubuh: tentulah aku yang lebih kuat karena aku punya hati yang bisa mengendalikan semua yang ada pada diriku ini
Perilaku: Aku ini tidak bisa digoyahkan sedangkan hatimu mudah untuk digoyahkan
Tubuh: Aku akan minta kepada Allah “Ya Allah aku punya kepala isinya otak, punya dada isinya Qolbu dan punya kaki dibagianya ada kemaluan (farji) serta tubuh ini secara lengkap aku serahkan hanya kepada-MU, aku ingin semua anggota tubuh ini berada dalam jalan yang Engkau Ridhoi Ya Allah” AMIIN
Perilaku: ha ha ha ha ha gak mempan tubuh do’amu itu terlalu lemah
Tubuh: kamu emang kejam perilaku sangat kejam, kamu telah melukai dua bagian yang sangat berpengarung untuk bertahan hidup Aku dan Hati
Perilaku: EGP, (Emang Gue Pikirin)
Tubuh: padahal hati telah meminta agar kamu berhenti berbuat maksiat kata hati: “semua yang kamu lakukan perilaku adalah salah dan juga membuat banyak masalah, kamu kembali kejalan Allah tentu semua akan terasa tenang dalam jiwa”
Perilaku: lakukan yang kamu bisa untuk membasi aku weee
Tubuh: Aku akan berusaha untuk menghentikanmu
Perilaku: dengan apa?
Tubuh: dengan apa yang kupunya aku menghentikan anggota”ku untuk berhenti dari semua kegiatan” yang banyak maksiat itu
Perilaku: kalau kamu pun bisa aku tidak akan bisa musnah, karena aku masih bisa pindah ketubh yang lain

Tubuh: dan tidak ada lagi yang menggangguku untuk berbuat kebaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengaruh perbedaan qira’at terhadap penetapan hukum

ALQUR’AN